Meningkatkan Skill Bedah di Era Minimal Invasif
Melalui MIS Suture Workshop

perheri 2.jpg

Jakarta, 28 – 29 Maret 2026 Dulu, prosedur bedah konvensional menjadi andalan utama dalam dunia medis menurut efektif (World Health Organization, 2020), namun seringkali membutuhkan sayatan besar, waktu pemulihan yang lebih lama, serta risiko komplikasi yang relatif lebih tinggi. Kini, dunia kedokteran telah memasuki era baru yaitu minimal invasif. Melalui metode endoscopy, tindakan bedah dilakukan dengan sayatan yang jauh lebih kecil, visualisasi yang lebih detail, serta tingkat presisi yang lebih tinggi. Perkembangan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana tenaga medis beradaptasi dengan teknik yang semakin advance.

Transformasi ini tentu menuntut peningkatan kompetensi. Dokter tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu menguasai keterampilan teknis yang lebih kompleks, salah satunya adalah teknik suturing dalam prosedur minimal invasif.

1
2

Menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan PERHERI: MIS Suture Workshop yang diselenggarakan pada 28 – 29 Maret 2026 menjadi wadah pembelajaran yang sangat relevan. Dalam workshop ini, para dokter tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga berkesempatan untuk langsung praktik dan mengasah keterampilan suturing yang sesuai dengan tuntutan prosedur modern.

4

Pendekatan hands-on ini menjadi kunci, karena dalam dunia bedah minimal invasif, akurasi dan koordinasi tangan menjadi faktor penentu keberhasilan tindakan. Dalam momen penting ini, PT Advance Medicare Corpora turut hadir memberikan dukungan melalui teknologi medis terkini, antara lain: Camera System 4K 3D yang menghadirkan visualisasi lebih tajam dan depth perception yang optimal, instrument laparoscopy dengan desain ergonomis untuk meningkatkan presisi tindakan, titanium hernia mesh yang mendukung hasil rekonstruksi jaringan yang lebih optimal, dan iReach Omnia sebagai solusi inovatif untuk menunjang prosedur endoscopic modern.

Kolaborasi antara peningkatan skill tenaga medis dan dukungan teknologi yang tepat menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Ke depan, perkembangan dunia bedah akan terus bergerak ke arah yang lebih minim trauma, lebih presisi, dan lebih cepat dalam pemulihan. Oleh karena itu, kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.