Kolaborasi Teknologi dan Edukasi Bedah Warnai
4th Solo Surgical Forum

3.jpg (7)

Jakarta, 26 Juli 2026 – Perkembangan ilmu bedah terus bergerak menuju pendekatan yang lebih presisi, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kemajuan teknologi, disertai meningkatnya kebutuhan akan kompetensi klinis yang adaptif, mendorong berbagai institusi kesehatan dan organisasi profesi untuk menghadirkan forum ilmiah yang mampu menjembatani pembelajaran berbasis bukti dengan implementasi di ruang operasi. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian komunitas bedah nasional adalah 4th Solo Surgical Forum – Exploring Updates and Innovations in Surgery, yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Hotel Solo Paragon, Surakarta.

Mengusung tema Exploring Updates and Innovations in Surgery, kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis bedah, peserta pendidikan, akademisi, serta praktisi kesehatan dari berbagai daerah untuk berdiskusi mengenai perkembangan terkini dalam dunia pembedahan. Beragam sesi ilmiah, presentasi kasus, dan diskusi interaktif dirancang untuk memperkaya wawasan peserta mengenai penerapan teknologi modern dalam praktik klinis sehari-hari.

1.jpg (9)

Solo Surgical Forum 2026 menekankan sinergi akademis dan inovasi klinis, seperti teknik minimal invasif dan manajemen trauma, untuk mengakselerasi kompetensi tenaga medis. Pendekatan tersebut tidak hanya membahas teori dan hasil penelitian terbaru, tetapi juga menyoroti bagaimana teknologi dapat diintegrasikan ke dalam prosedur bedah agar memberikan hasil klinis yang lebih baik sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan rumah sakit.

Sebagai perusahaan yang berkomitmen mendukung kemajuan layanan kesehatan di Indonesia, Advance Medicare Corpora turut berpartisipasi dalam kegiatan ini melalui dukungan teknologi bedah yang digunakan selama penyelenggaraan acara. Advance Medicare Corpora berkolaborasi dalam menyediakan alat bedah demi peningkatan keselamatan pasien, sekaligus memperkenalkan solusi yang mendukung prosedur bedah modern dengan kualitas visualisasi dan performa yang optimal.

Perangkat yang dihadirkan meliputi 1 Tower Laparoscopy Karl Storz yang terdiri atas Camera System 4K3D Karl Storz, Endoflator 50 Karl Storz, Autocon Karl Storz, Sound Reach OP9 Reach Surgical, serta Lightsource TL 400 Karl Storz. Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk memberikan visualisasi beresolusi tinggi, pengendalian energi yang presisi, pencahayaan optimal, serta dukungan instrumentasi yang menunjang berbagai prosedur laparoskopi.

Keberadaan Camera System 4K3D Karl Storz memungkinkan tim bedah memperoleh tampilan anatomi yang lebih detail dengan persepsi kedalaman yang lebih baik dibandingkan sistem konvensional. Dukungan ini membantu operator dalam melakukan diseksi maupun identifikasi struktur penting secara lebih akurat, terutama pada tindakan bedah minimal invasif yang membutuhkan tingkat presisi tinggi.

Sementara itu, Endoflator 50 Karl Storz menjaga kestabilan tekanan pneumoperitoneum selama prosedur berlangsung sehingga ruang kerja di dalam rongga abdomen tetap optimal. Kinerja tersebut dipadukan dengan Autocon Karl Storz yang mendukung berbagai kebutuhan bedah menggunakan kontrol energi yang stabil dan responsif. Untuk mendukung proses pembedahan secara menyeluruh, Sound Reach OP9 Reach Surgical turut melengkapi kebutuhan instrumentasi, sedangkan Lightsource TL 400 Karl Storz menghadirkan pencahayaan yang konsisten sehingga kualitas visualisasi tetap terjaga sepanjang prosedur.

2.jpg (11)

Partisipasi Advance Medicare Corpora dalam Solo Surgical Forum menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendukung peningkatan kompetensi tenaga medis melalui pemanfaatan teknologi yang relevan dengan perkembangan praktik bedah modern. Kolaborasi antara organisasi profesi, institusi kesehatan, dan penyedia teknologi diyakini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan bedah yang semakin aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Melalui penyelenggaraan 4th Solo Surgical Forum – Exploring Updates and Innovations in Surgery, para peserta tidak hanya memperoleh pembaruan ilmu pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi terkini yang mendukung kualitas pelayanan bedah di Indonesia. Sinergi antara inovasi, pendidikan berkelanjutan, dan kolaborasi industri diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan kesehatan sekaligus memperkuat kesiapan tenaga medis dalam menghadapi tantangan praktik bedah di masa mendatang.